Nama                           : Rosanti

Nim                             : 11901009

Kelas                           : Pai 4A

Matkul                         : Magang 1     

Dosen Pengampu        : Farninda Aditya M.pd.

 

KURIKULUM K13

Apa itu kurikulum? Pastinya soca (sahabat baca) sudah tahu bukan?, dan bagi soca yang belum maka simak ya penjelsannya ….

Kurikulum itu berarti jarak yang harus ditempuh oleh seseorang untuk sampai pada posisi star agar nanti iya akan mendapatkan suatu penghargaan, nah kurikulum sediri itu berasal dari bahasa yunani loh yaitu curir yang artinya pelari dan curene dan berarti tempat bepacu jadi tidak heran jika kurikulum itu ada kaitannya dengan olahraga terutama dibidang atletik pada zaman romawi kuno. Seiring dengan perkembangan zaman maka jarak yang harus ditempuh yang dilakukan oleh seorang  itu kemudian diubah menjadi program sekolah yang  mana masyarakat sekolah terlibat didalamnya.

Jadi dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kurikulum itu merupakan perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada siswa dalam suatu priode jenjang pendidikan, dan tentunya penyusunan ini disesuikan dengan keadaan dan kemampuan setiap jenjang pendidikan

Lantas apa sih fungsi kurikulum?

Kenapa harus ada kurikulum?

Teman-teman kalian harus tahu bahwa fungsi kurikulum itu sangatlah penting karena sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatan pendidikan disekolah untuk mengarahkan pendidikan agar kegiatan pembelajarannya bisa menyeluruh dan tentunya bagi pihak-pihak yang terkait seperti , para guru, kepala sekolah, orang tua dan semua warga sekolah, nah dengan demikian pentingnya adanya kurikulum sehingga semua proses pelaksanaan kegiatan pendidikan berjalan secara terarah, contoh sederhananya saja misalnya teman-teman membuat usaha makanan ringan dan agar usaha teman-teman bisa berjalan dengan baik maka teman-teman harus membuat suatu aturan yang dijidikan pedoman agar usaha tersebuat berjalan sesuai dengan lancar.

Seiring berjalannya waktu maka kurikulum mengalami perubahan dulu saat saya sekolah sd masih menggunakan kurikulum KTSP dan ketika saya duduku dibangku SMP sudah berubah menggunkan kurikulum k13, pada kurikulum ini dimana seorang peserta didik dituntut untuk lebih mandiri lagi dan lebih aktif lagi dalam proses pembelajaran berlangsung , aspek utama pengembangan kurikulum k13 didasarkan pada model kurikulum berbasis komtensi dengan standar kompetensi lulusan yang ditetapkan untuk satuan pendidikan, dan k13 itu sendiri menekankan pada 3 aspek yakni aspek pengetahuan, keterampilan dan aspek penilaian sikap dan perilaku.

Aspek pengetahuan ini merupakan aspek yang diperoleh dari materi pelajaran sehingga menambah wawasan para peseta didik , karena pada dasarnya kurikulu k13 peserta didiklah yang dituntut untuk aktif dalam mencari tahu informasi untuk menambahwah wawasan baik dari, buku pelajaran, Koran, majalah, internet intinya bisa menambah ilmu pengetahuan baru, sedangkan aspek keterampilan ditekankan kepada peserta didik untuk bisa terampilkan dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas seprti pengerjaan soal-soal latihan ulangan harian, membuat cerpen, dan keterampilan dalam mendemonstrasikan kegiatan pembelajaran didepan kelas. Aspek penilaian sikap dan perilaku ini sangat penting karena akan melatih dan menumbuhkan perilaku yang berbudi pekerti yang luhur, maka saat disekolah penilaian ini sangtalah diperhatikan, yakni dari sikap dan perilakunya saat dikelas dan saat jam pelajaran berlangsung, sehingga sikap dan perilaku yang baik itu bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kurikulum k13 sendiri diuji coba pada beberapa sekolah pada tahun 2013, seperti yang dilakukan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan dipemerintahan bapak joko widodo, bapak anie baswedan melakukan peninjauan di sdn sukmaja 1 depok smpn 1 depok , tujuan peninjauan ini tentunya dilakukan karena untuk melihat seberapa jauh perekembangan dari implementasi kurikulum 2013 disekolah. Dan pada tahu 2014 kurikulum sudah diterapkan di kelas I,II,III,IV,V, sedangkan untuk smp kelas VII,DAN VIII dan sma kelas X dan XI.

Kebijakan kurikulum 2013 ini merupakan penyempurna kurikulum sebelumnya yakni kurikulum 2006 atau dikenal dengan sebutan kurikulum KTSP,dan juga kurikulum 2013 dikenal dengan pendekatan saintifik , pendekatan saintifik sendiri  untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal,memahami materi pelajaran dengan baik. Nah dikurikulum 2013 ini teman-teman guru atau pendidik hanya sebagai fasilitator dan bukan satu-satunya sumber pengetahuan didalam kelas makanya peserta didik dituntut uktuk aktif dan kreatif agar wawasan ilmu pengetahuan semakin berkembang bukan hanya dari satu sumber saja melainkan dari berbagai sumber.

Kalau kita lihat dari kurikulum KTSP dan K13 keduanya mempunyai perbedaan masing-masing, dan intinya pemerintah melakukan perubahan dan pengembangan kurikulum itu pastinya ingin selalu memberikan performa yang terbaik di bidang pendidikan dan tentunya agar tidak kalah saing dengan pendidikan yang ada di luar negeri, maka dari inilah adanya pembaruan kurikulum agar pendidikan di Negara kita tercinta ini yang sudah baik menjadi jauh lebih baik lagi.

Namun pengembangan kurikulum dibutuhkan persiapan yang sangat matang karena persiapan yang belum maksimal membuat para pendidikan akan kebingungan dalam mengajar, banyak kendala saat mengajar seperti buku pegangan yang belum terpenuhi, saranan dan prasarana sekolah yang minim. Namun kurikulum 2013 juga meiliki Keunggulan dan kelemahan kurikulum 2013 sebagai berikut: Keunggulan Kurikulum 2013 : ( 1) Siswa dituntut untuk aktif; kreatif dan inovatif dalam pemecahan masalah. (2) Penilaian didapat dari semua aspek. Pengambilan nilai siswa bukan hanya didapat dari nilai ujian saja tetapi juga dari nilai kesopanan, religi, praktek, sikap dan lain lain. (3) Ada pengembangan karakter dan pendidikan budi pekerti yang telah diintegrasikan ke dalam semua program studi.

Kelemahan kurikulum Kelemahan Kurik:ulum 2013: ( 1) Banyak guru yang beranggapan bahwa dengan kurik:ulum terbaru ini guru tidak perlu menjelaskan materinya. Padahal kita tahu bahwa belajar matematika, fisika, dan lain-lain tidak cukup hanya membaca saja. Peran guru sebagai fasilitator tetap dibutuhkan, terlebih dalam hal memotivasi siswa untuk aktif belajar. (2) Sebagian besar guru belum siap. Jangankan membuat kreatif siswa, terkadang gurunya pun kurang kreatif Untuk itu diperlukan pelatihan-pelatihan dan pendidikan untuk merubah paradigma guru sebagai pemberi materi menjadi guru yang dapat memotivasi siswa agar kreatif Selain itu guru hams dipacu kemampuannya untuk meningkatkan kecakapan profesionalisme secara terus menerus. Dan masalah yang terus dibicarakan adalah belum tercapai keseimbangan sulit dicapai karena kebijakan ujian nasional (UN) masih diberlakukan. UN hanya mendorong orientasi pendidikan pada hasil dan sama sekali tidak memperhatikan proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada dikesampingkannya mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN. Padahal, mata pelajaran non-UN juga memberikan kontribusi besar untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Kurikulum 2013 ditetapkan tanpa ada evaluasi dari pelaksanaan kurikulum sebelumnya yaitu KTSP.  Pengintegrasian mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang pendidikan dasar tidak tepat karena rumpun ilmu mata pelajaran-mata pelajaran itu berbeda.

Mungkin setiap kurikulum mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing namun selama saya merasakan belajar menggunakan kurikulum k13 saya merasa bahwa jauh lebih aktif disekolah, lebih disiplin tentunya . endidikan yang dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh warga negara Indonesia untuk dapat memperoleh pendidikan. Pemerataan dan perluasan pendidikanlkesempatan bela jar merupakan salah satu sasaran dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Hal ini dimaksudkan agar setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan.

 

 

 

 

Sumber bacaan

Otang kurniawan, penerapan kurikulum 2013, jurnal primaryprogram studi pendidikan guru sekolah dasar,volume,6 no 2tahun 2017.

https://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/354

http://bdksurabaya-kemenag.id

 


 

 

 

 

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " "

Post a Comment