MEDIA PEMBELAJARAN
Nama : Rosanti
Nim : 11901009
Kelas : PAI 4A
Mata
Kuliah : Magang 1
Dosen Pengampu : Farninda Aditya M,Pd
https://penerbitbukudeepublish.com/shop/buku-media-pembelajaran/
A.
Pengertian
Media Pembelajaran
berkenaan dengan perkemban[1]gan teknologi
pembelajaran, peranan media menjadi sangat penting. Me[1]dia pembelajaran yang
berupa mesin (teknologi) dipandang sebagai aplikasi ilmu pengetahuan dapat
berwujud media elektronik atau mesin pembelajaran lainnya menempati posisi strategis
dalam mempermudah dan memperlancar belajar. Jangkauan belajar juga menjadi
lebih luas, yang pada akhirnya penerapan teknologi pem[1]belajaran memiliki
kontribusi yang besar dalam belajarTeknologi pembelajaran adalah suatu proses
yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan
organisasi, untuk menganalisis masalah, mencari cara pemecahan masalah,
melaksanakan, mengevaluasi dan mengelola pemecahan masalah dalam situasi di
mana kegiatan belajar itu mempunyai tu[1]juan
yang terkontrol. Dalam teknologi pembelajaran, pemecahan masalah itu berupa kom[1]ponen
sistem pembelajaran yang te[1]lah
disusun dalam fungsi disain atau seleksi, dan dalam pemanfaatan, serta
dikombinasikan sehingga menjadi sistem pembelajaran yang lengkap.
Komponen-komponen ini meliputi: pesan, orang, bahan, peralatan, teknik dan
latar. Komponen-komponen terse[1]but
disebut juga sebagai komponen sumber belajar.
Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti ”tengah’’
“perantara”, atau “pengantar”. Secara lebih khusus, pengertian media dalam
proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis,
photografis, atau elektronik untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali
informasi visual atau verbal. AECT (Association
of Education and Communication Technology) memberi batasan tentang media
sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau
informasi. Disamping sebagai sistem penyampai atau pengantar, media yang sering
diganti dengan kata mediator, dengan istilah mediator media menunjukkan fungsi
atau perannya, yaitu mengatur hubungan yang efektif antara dua pihak utama
dalam proses belajar, yaitu siswa dan isi pelajaran. Ringkasnya, media adalah
alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pengajaran (Azhar Arsyad,
2010: 3). Pengertian media pembelajaran adalah paduan antara bahan dan alat
atau perpaduan antara software dan hardware (Sadiman, dkk, 1996: 5). Media
pembelajaran bisa dipahami sebagai media yang digunakan dalam proses dan tujuan
pembelajaran. Pada hakikatnya proses pembelajaran juga merupakan komunikasi,
maka media pembelajaran bisa dipahami sebagai media komunikasi yang digunakan
dalam proses komunikasi tersebut, media pembelajaran memiliki peranan penting
sebagai sarana untuk menyalurkan pesan pembelajaran.Media dalam arti sempit
berarti komponen bahan dan komponen alat dalam sistem pembelajaran. Dalam arti
luas media berarti pemanfaatan secara maksimum semua komponen sistem dan sumber
belajar di atas un[1]tuk
mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
B.
Fungsi
dan manfaat media pembelajaran
Hamalik (1986) yang dikutip Azhar Arsyad (2010: 15),
mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar
dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan
rangsangan kegiatan belajar, dan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap
siswa. Penggunaan media pembelajaran pada orientasi pembelajaran akan sangat
membantu keaktifan proses pembelajaran dan menyampaian pesan dan isi pelajaran
pada saat itu. Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media
pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data
dengan menarik dan terpercaya. Maksudnya: bahwasanya media pembelajaran paling
besar pengaruhnya bagi indera dan lebih dapat menjamin pemahaman, orang yang
mendengarkan saja tidaklah sama tingkat pemahamannya dan lamanya bertahan apa
yang dipahaminya dibandingkan dengan mereka yang melihat, atau melihat dan
mendengarkannya. Selanjutnya menjelaskan betapa pentingnya media pemebelajaran
karena media pemebelajaran membawa dan membangkitkan rasa senang dan gembira
bagi murid-murid dan memperbaharui semangat mereka, membantu memantapkan
pengetahuan pada benak para siswa serta menghidupkan pelajaran. Media
pembelajaran sangat penting dalam proses pembelajaran karena guru dapat
menyampaikan materi kepada siswa menjadi lebih bermakna. Guru tidak hanya
menyampaikan materi berupa kata-kata dengan ceramah tetapi dapat membawa siswa
untuk memahami secara nyata materi yang di sampaikan tersebut. Menurut Wina
Sanjaya, ada beberapa fungsi dari penggunaan media pembelajaran yaitu: Fungsi
komunikatif Media pembelajaran digunakan untuk memudahkan komunikasi antara
penyampai pesan dan penerima pesan. Sehingga tidak ada kesulitan dalam
menyampaikan bahasa verbal dan salah persepsi dalam menyampaikan pesan. 2)
Fungsi motivasi Media pembelajaran dapat memotivasi siswa dalam belajar. Dengan
pengembangan media pembelajaran tidak hanya mengandung unsur artistic saja akan
tetapi memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran sehingga dapat
meningkatkan gairah siswa untuk belajar. 3) Fungsi kebermaknaan Penggunaan
media pembelajaran dapat lebih bermakna yakni pembelajaran bukan hanya
meningkatkan penambahan informasi tetapi dapat meningkatkan kemampuan siswa
untuk menganalisis dan mencipta. 4) Fungsi penyamaan persepsi Dapat menyamakan
persepsi setiap siswa sehingga memiliki pandangan yang sama terhadap informasi
yang di sampaikan. 5) Fungsi individualitas Dengan latar belakang siswa yang
berbeda, baik itu pengalaman, gaya belajar, kemampuan siswa maka media
pembelajaran dapat melayani setiap kebutuhan setiap individu yang memiliki
minat dan gaya belajar yang berbeda. Media pembelajaran juga mempunyai fungsi
yang lain yaitu sebagai berikut: 1) Menangkap suatu obyek atau
peristiwa-peristiwa tertentu Dapat diabadikan dengan foto, film atau direkam
melalui video atau audio 2) Memanipulasi keadaan atau obyek tertentu Melalui
media pembelajaran guru dapat menyajikan bahan pelajaran yang bersifat abstrak
menjadi konkret sehingga mudah dipahami 3) Menambah gairah dan motivasi belajar
siswa Dengan penggunaan media, perhatian siswa terhadap materi pembelajaran
dapat lebih meningkat. Dari pendapat di atas dapat dianalisis bahwa media
pembelajaran berfungsi sebagai salah satu sumber belajar bagi siswa untuk
memperoleh pesan dan informasi yang berikan oleh guru sehingga materi
pembelajaran dapat lebih meningkat dan membentuk pengetahuan bagi siswa.
C.
Klasifikasi Media Pembelajaran
Menurut
Nana Sudana dan Ahmad Rivai, media pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi
beberapa klasifikasi yaitu:
1. Dilihat
dari sifatnya, media dibagi ke dalam: a) Media auditif, yaitu media yang hanya
di dengar saja. b) Media visual, yaitu media yang hanya dilihat saja. c) Media
audiovisual, yaitu jenis media yang selain mengandung unsur suara juga
mengandung unsur gambar yang bisa dilihat.
2. Dilihat
dari kemampuan jangkauannya media dapat di bagi ke dalam: a) Media yang
memiliki daya liput yang luas dan serentak seperti radio dan televise. b) Media
yang mempunyai daya liput yang terbatas oleh ruang dan waktu seperti film slide,
film, video.,
3. Dilihat
dari cara atau teknik pmakaiannya, media dibagi ke dalam: a) Media yang di
proyeksikan seperti film, slide, film strip, transparansi. b) Media yang tidak
diproyeksikan seperti gambar, foto, lukisan, radio.
Pengembangan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan
Hasil Belajar Siswa. Media pembelajaran merupakan alat yang dapat membantu guru
dalam proses belajar mengajar dan berfungi untuk membantu dalam menyampaikan
pesan kepada siswa sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan dan hasil belajar
siswa menjadi lebih baik. Dengan media pembelajaran maka kualitas belajar
menjadi meningkat karena tidak hanya guru yang aktif memberikan materi kepada
siswa tetapi siswa juga dapat aktif di dalam kelas dan terlibat dalam proses
pembelajaran sehingga siswa lebih muudah mnerima materi yang disampaikan oleh
guru.
Proses belajar mengajar menjadi mudah
dan menarik
Efisiensi belajar siswa dapat meningkat
Membantu konsentrasi belajar siswa
Meningkatkan motivasi belajar siswa
Memberikan pengalaman menyeluruh dalam
belajar
Siswa terlibat dalam proses pembelajaran
Kesimpulan
Media
dalam dunia pendidikan pada umumnya dan pembelajaran se[1]cara khusus telah
memberikan kon[1]tribusi
atau sumbangan besar dalam rangka menyediakan dan melaksana[1]kan
pemecahan masalah guna mem[1]beri
kemungkinan belajar. Pemecahan masalah belajar yang ditawarkan ini berupa
penyediaan sumber belajar, baik yang sengaja Dirancang Maupun Yang Dipilih Dan
Kemudian Dimanfaat[1]Kan.
Media Pembelajaran Ini memi[1]liki
dampak yang amat besar terhadap struktur organisasi kelembagaan pen[1]didikan
baik pada tingkat makro mau[1]pun
tingkat mikro. Dampak ini da[1]pat
dirasakan dalam tiga hal, yaitu: 1) mengubah pengambilan keputusan, 2)
menciptakan pola pembelajaran baru, dan 3) memungkinkan adanya bentuk
alternatif baru dalam kelembagaan pendidikan.
Daftar pustaka
Miftah, Sebagai Upaya Peningkatan
Kemampuan Belajar Siswa, Jurnal KWANGSAN Vol. 1 - Nomor 2, Desember 2013
Teni, Pengembangan Media Pembelajaran
Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa, Misykat, Volume 03,
Nomor 01, Juni 2018
https://eprints.uny.ac.id/9432/12/12%20BAB%20II-08503247004.pdf
https://core.ac.uk/download/pdf/235260296.pdf
http://eprints.uny.ac.id/9432/12/12%20BAB%20II-08503247004.pdf

0 Response to "MEDIA PEMBELAJARAN"
Post a Comment