STRATEGI PEMBELAJARAN
Nama :
Rosanti
Nim :11901009
Kelas :
PAI 4A
Mata Kuliah :
Magang 1
Dosen Pengampu :
Farninda
Aditya, M.Pd.
STRATEGI PEMBELAJARAN
Guru
yang profesional dituntut untuk dapat menampilkan keahliannya di depan kelas.
Salah satu keahlian tersebut, yaitu kemampuan menyampaikan pelajaran kepada
siswa. Untuk dapat menyampaikan pelajaran dengan efektif dan efisien, guru
perlu mengenal berbagai jenis strategi pembelajaran sehingga dapat memilih
strategi manakah yang paling tepat untuk mengajarkan suatu bidang studi
tertentu.
Dalam
rangka pencapaian tujuan pembelajaran, setiap guru dituntut untuk memahami
benar strategi pembelajaran yang akan diterapkannya. Sehubungan dengan hal
tersebut, seorang guru perlu memikirkan strategi pembelajaran yang akan digunakannya.
Pemilihan strategi pembelajaran yang tepat berdampak pada tingkat penguasaan
atau prestasi belajar siswa.
A.
Pengertian
Strategi
Pada awalnya istilah strategi
digunakan dalam dunia militer dan diartikan sebagai cara penggunaan seluruh
kekuatan militer untuk memenangkan suatu peperangan. Kata ‘strategi’ (Yunani) ‘strategos’:
panglima atau jenderal, atau ilmu kepanglimaan / kejenderalan (Gulo, 2008:1).
Strategi menurut The International Webster’s Student Dictionary of English
Language mengandung arti ‘the science of planing and conducting military
campaigns on a broad scale; skill ini management; an ingeniuous plan or method’.
(ilmu perencanaan dan pelaksanaan gerakan militer secara luas, keahlian dalam
manajemen, rencana yang cermat atau metode)
Menurut Pandangan Kemp (1995) di
dalam Wina Sanjaya (2006:126) mengatakan bahwa strategi pembelajaran adalah
suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar
tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Adapun
pembelajaran adalah suatu usaha untuk membuat peserta didik belajar, agar
peserta didik mempunyai keinginan untuk belajar maka pendidik perlu menguasai
strategi pengajaran. Sehingga dalam hal ini strategi pembelajaran dapat diartikan
dengan ‘suatu cara, suatu pedoman dan acuan dalam mengajar secara sistematis
sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan efisien dan efektif.’
Strategi pembelajaran perlu diterapkan oleh seorang pendidik agar proses
peningkatan hasil belajar siswa dapat tercapai dengan memuaskan, sedangkan
penggunaan strategi pembelajaran bagi peserta didik akan dapat mempermudah dan
mempercepat peserta didik dalam memahami dan menguasai isi pembelajaran.
Hasil pembelajaran. Semua hal /
unsur yang dapat dipakai sebagai indikator untuk melihat keberhasilan belajar
peserta didik dalam mengikuti strategi pembelajaran yang telah dipergunakan
pendidik dalam menerangkan materi pembelajaran dalam situasi dan kondisi
tertentu. Hasil pembelajaran akan memperoleh hasil yang memuaskan bila
menunjukkan :
1.
efektifitas
yang tinggi artinya peserta didik telah dengan cermat menguasai perilaku yang
diajarkannya, dalam kerja sangat cepat, terdapat proses ahli belajar/transfer
ilmu yang optimal
2.
Materi
pembelajaran memiliki daya tarik, artinya peserta didik memiliki kemauan untuk
terus belajar atau tidak;
3.
Memiliki
efisiensi yang optimal atau tidak, maksudnya apakah jumlah waktu dan biaya yang
dipakai untuk menguasai materi pembelajaran tersebut cukup rendahkah atau cukup
tinggi.
Dari pengertian di atas maka dapat disimpulkan
bahwa strategi pembelajaran adalah proses pemilihan dan perencanaan cara-cara
yang akan dipilih oleh pendidik dalam menyampaikan isi materi pelajaran yang
menitik beratkan pada aktivitas siswa. Dalam merencanakan serta memilih
cara-cara tersebut dengan memperhatikan tentang kondisi, situasi, kebutuhan dan
ciri khas peserta didik, sumber belajar, atau semua hal yang akan dihadapi
dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Dalam
pelaksanaannya kegiatan pembelajaran mengenal banyak istilah untuk
menggambarkan cara mengajar yang akan dilaksanakan oleh seorang pengajar;
sehingga di dalam pelaksanaan pembelajaran dikenal istilah model, pendekatan,
strategi, metode, teknik dan taktik pembelajaran. Strategi pembelajaran adalah
suatu perangkat materi dan prosedure pembelajaran yang digunakan secara
bersama-sama untuk menimbulkan hasil belajar pada peserta didik. Cara
mewujudkan rencana pembelajaran yang telah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan
yang telah disusun dapat tercapai secara optimal, maka diperlukan metode yang
digunakan untuk mewujudnyatakan strategi yang telah ditetapkan. Dengan demikian
bisa terjadi suatu strategi pembelajaran menggunakan beberapa metode. Strategi
pembelajaran berbeda dengan metode pembelajaran; strategi pembelajaran
menunjukkan pada sebuah perencanaan untuk mencapai sesuatu; sedangkan metode
pembelajaran adalah cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan strategi
pembelajaran.
B.
Macam-Macam
Strategi Dan Metode Pembelajaran
Seorang pendidik sebelum
menyampaikan isi materi pembelajarannya kepada peserta didik, harus lebih
dahulu memikirkan, memilih dan memutuskan untuk menentukan strategi
pembelajaran seperti apa yang akan dijalankan pada saat di depan kelas. Dan penentuan
strategi pembelajaran macam apa tersebut hendaknya sudah digambarkan dalam
Rencana Persiapan Pengajarannya (RPP), sehingga penyampaian isi materi
pembelajaran tersebut memang sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan matang
sesuai dengan situasi, keadaan, peserta didik, sumber belajar dan sebagainya
yang melatarbelakangi proses pembelajaran yang akan dilangsungkannya bersama
peserta didik.
1)
Strategi
pembelajaran Ekspositori
Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang
lebih menitikberatkan penyampaian isi materi pembelajaran secara verbal dari
seorang pengajar kepda sekelompok peserta didik dengan tujuan agar peserta
didik dapat menguasai isi materi pembelajaran secara maksimal. Dalam strategi
pembelajaran ini peranan pengajar sangat penting, dan seluruh waktu
dipergunakan oleh pengajar, pengajar lebih dominan menguasai kelas. Agar tujuan
pembelajaran dapat dicapai oleh peserta didik, maka pengajar hendaknya
menyiapkan isi materi yang akan disampaikannya secara sistematis, lengkap dan
rapi. Dalam melaksanakan strategi pembelajaran jenis ini pengajar dapat
menggunakan beberapa metode pembelajarannya, seperti : Metode ceramah,
demonstrasi, sosiodrama.
2)
Strategi
Pembelajaran Inquiry
Strategi Pembelajaran Inquiry (SPI) adalah rangkaian kegiatan
pembelajaran yang menekankan pada proses berfikir secara kritis dan analitis
untuk mencari dan menemukan sendiri jawabannya dari suatu masalah yang
ditanyakan. Ada beberapa hal yang menjadi utama strategi pembelajaran inquiry:
a) Peserta didik ditantang secara maksimal, madiri untuk dapat mencari dan
menemukan sendiri jawaban dari persoalan yang sedang dihadapinya. Peserta didik
dalam strategi ini dipandang sebagai subyek pendidikan/pengajaran b) Isi materi
pembelajaran tidak harus sudah berbentuk konsep jadi, tetapi bisa saja berupa
suatu kesimpulan yang perlu dibuktikan lagi oleh peserta didiknya. c) Strategi
pembelajaran ini akan dapat dijalankan bila rasa ingin tahu peserta didik
terhadap sesuatu persoalan cukup tinggi. d) Strategi pembelajaran ini
pelaksanaannya tidak akan berhasil bila peserta didik yang dihadapi memiliki
kemampuan rata-rata e) Strategi pembelajaran ini dapat dilaksanakan oleh
pengajar bila jumlah peserta didik tidak terlalu banyak. SPI merupakan strategi
yang menekankan kepada pembangunan intelektual anak. Perkembangan mental
(intelektual) itu menurut Piaget dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu maturation,
physical experience, social experience, dan equilibration. Strategi
pembelajaran jenis ini dapat menggunakan beberapa metode yang relevan,
diantaranya : Metode diskusi, Metode pemberian tugas, Metode eksperimen, Metode
tanya jawab
3)
Contextual
Teaching Learning
Contextual teaching and learning (CTL) adalah strategi pembelajaran
yang membantu guru agar mengaitkan isi materi pembelajaran dengan situasi dunia
nyata peserta didik, dan membantu serta mendorong siswa agar mampu membuat
hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan situasi nyatanya dalam
kehidupan mereka sehari-hari. Pendidik dalam memilih dan menentukan strategi
pembelajaran jenis ini dapat menggunakan metode pemebelajaran di bawah,
diantaranya : Metode demonstrasi, Metode sosiodrama
4)
Strategi
Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir
Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir merupakan
strategi pembelajaran yang menekankan kepada kemampuan berpikir siswa. Dalam
pembelajaran ini materi pelajaran tidak disajikan begitu saja kepada siswa,
akan tetapi siswa dibimbing untuk proses menemukan sendiri konsep yang harus
dikuasai melalui proses dialogis yang terus menerus dengan memanfaatkan
pengalaman siswa. Model strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir
adalah model pembelajaran yang bertumpu kepada pengembangan kemampuan berpikir
siswa melalui telaahan fakta-fakta atau pengalaman anak sebagai bahan untuk
memecahkan masalah yang diajarkan.
C.
Pelaksanaan
Strategi Pembelajaran
Pendidik yang satu dengan yang
lainnya bila akan menyampaikan materi pembejarannya seharusnya berbeda, tidak
ada yang sama persis dalam dalam memilih dan menjalankan strategi
pembelajarannya. Dalam kondisi dan situasi, bahkan tema tertentu pasti strategi
pembelajarannya akan berbeda. Keberhasilan pelaksanaan strategi pembelajarannya
pun belum tentu berhasil, hal ini sangat tergantung antara lain dari kemampuan
pendidik itu sendiri, sangat tergantung dari tujuan pembelajarannya, sangat
tergantung dari ciri khas kelas/peserta didik yang dihadapinya, sangat
tergantung dari sumber belajar yang ada di sekolah tersebut, sangat tergantung
materi pembelajaran yang akan disampaikan ke peserta didiknya.
Jadi pelaksanaan strategi
pembelajaran sangat dipengaruhi oleh :
1.
Tujuan
pembelajaran Dalam mempersiapkan pembelajarannya, seorang pendidik lebih dahulu
harus menetapkan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran ini sekarang ini
dijabarkan dalam Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Indikator, dimana tujuan
pembelajaran itu hendaknya mewadahi aspek religius, sosial dan cognitif maupun
ketrampilan. Oleh karena itu strategi pembelajaran yang akan dipilih oleh
seorang pendidik hendaknya memperhatikan tujuan pembelajaran yang telah
disusunnya itu. Strategi pembelajaran sangat tergantung pada tujuan
pembelajaran yang akan dicapai dalam proses pembelajaran di kelas.
2.
Peserta
didiknya Setiap peserta didik yang terdapat di dalam proses pembelajaran satu
dengan yang lainnya tidak pernah sama, mereka semua memiliki latar belakang
tertentu seperti misalnya : talenta, bakat, motivasi, sosial ekonomi, latar
belakang keluarganya. Keadaan situasi yang kompleks dari masing-masing peserta
didik ini hendaknya menjadi dasar pijakan juga untuk memilih strategi
pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Sebagai
contohnya bila peserta didik memiliki gaya belajar visual strategi
pembelajarannya akan berbeda bila mengadapi peserta didik yang memiliki gaya
belajar auditif
3.
Isi
materi yang akan disampaikannya ke peserta didiknya Dalam kurikulum suatu
institusi pembelajaran akan tergambarkan berbagai macam bidang studi, hubungan
bidang studi yang satu dengan yang lainnya, dan terdapat perbedaan isi materi
bidang studi yang satu dengan yang lainnya; sehingga bila seorang akan
menyampaikan salah satu bidang studi pastilah dan haruslah 140 membutuhkan
strategi pembelajaran yang berbeda pula antara isi materi pembelajaran yang
satu dengan yang lainnya.
4.
Sumber,
sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan pembelajaran Seorang pendidik
dalam melaksanakan pembelajarannya akan berhasil atau tidak sangat tergantung
pada sumber belajar, sarana dan prasarana yang mendukung. Menurut banyak
penelitian yang telah dihasilkannya, ternyata hasil pembelajaran dari seorang
siswa sangatlah dipengaruhi sumber belajarnya.
Salah satu
kemampuan yang perlu dimiliki/dikuasai oleh seorang pendidik adalah penguasaan
tentang strategi pembelajaran. Sebagai seorang pendidik perlu memiliki
pemahaman tentang strategi pembelajaran yang memadai; sehingga dengan demikian
diharapkan dalam menyampaikan proses pembelajaran di kelas dapat dilaksanakan
dengan baik, efektif dan efisien. Proses pembelajaran yang akan dilakukan oleh
seorang pendidik merupakan hal yang tidak dapat dipandang dengan sederhana.
DAFTAR PUSTAKA
Dr. Wahyudin DKK, STRATEGI PEMBELAJARAN, PERDANA PUBLISHING Cetakan
pertama: Oktober 2017
Mohammad Asrori, Pengertian, Tujuan Dan Ruang Lingkup Strategi
Pembelajaran, , Vol. 5, No. 2, Januari – Juni 2013
http://e-journal.stp-ipi.ac.id/index.php/sapa/article/download/51/45/
http://repository.uinsu.ac.id/555/1/STRATEGI%20PEMBELAJARAN.pdf
http://digilib.uinsby.ac.id/2658/5/Bab%202.pdf

0 Response to "STRATEGI PEMBELAJARAN"
Post a Comment