MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN
Nim : 11901009
Kelas : PAI 4A
Mata
Kuliah : Magang 1
Dosen Pengampu :
Farninda Aditya, M.Pd.
Media Pembelajaran Berbasis Lingkungan
https://fatkhan.web.id/pengertian-media-pembelajaran-lingkungan
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi semakin menodrong upaya-upaya pembaharuan dalam
pemanfaatan teknologi sebagai proses belajar.para pengajar dituntut agar mampu
menguasai alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah karena alat-alat
tersebut sesuai dengan perkembanagan zaman. Pengajar dapat mengguankan alat
yang murah dan bersahaja tetapi merupakan keharusan dlama upaya mencapai tujuan
pengajaran yang diharapkan. Media pembelajaran dapat diartikan segala sesuatu
yang merangsang pikiran,perasaan, perhatian dan kemampuan. Menurut briggs
(1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyanpaikan isi/materi
pembelajaraan seperti : Buku,film,video dan sebagainya kemudian menurut
national education association (1969) mengungkapkan bahawa media pembelajaran
adalah saraana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar termasuk
teknologi perangkat keras. Pengetian media pembelajaran adalah alat pengajar
untuk membantu menyampaikan materi pelajaran dalam proses belajar mengajar
sehingga memudahkan pencapainan tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan.1
Dalam teori representasi dijelaskan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran
berbasis teknologi, akan mempermudah proses pembelajaran sehingga meningkatkan
kualitas pembelajaran dan dapat meningkatkan kemampuan representasi siswa. 2
Dengan demikian media adalah bagian yang terpisahkan dari sebuah proses belajar
guna pencapaian suatu tujuan pendidikan. Dalam bahasa arab media adalah
perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima.3 Dalam proses
belajar mengajar terdapat dua hal yang teramat penting adalah metode mengajar
yang digunakaan serta dukungan dari media yang digunakan. Fungsi media
pemebelajaran 1. Fungsi atensi Media visual yang merupakan inti untuk menarik
dan mengarahkan perhatian siawa untuk berkosentrasi terhadap materi yang
disampaikan. 2. Fungsi afektif Yang trlihat dari penemuan-penemuan peneliti
yang mengungkapkan bahwa lambing visual atau gambaran memperlancar pencapaian
untuk memahami dan mengingat informasi yang terkandung di gamabar tersebut. 3.
Fungsi kompensatoris Memberi pemahaman teks bagi siswa yang lemah dalam menbaca
untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingat kembali.
Media
berasal dari bahasa latin, yaitu”medium”yang artinya perantara (between), yang
bermakna apa saja yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi ke
penerima informasi. Menurut Zainal & Elham (2007:88) media pembelajaran
adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dan
merangsang terjadinya proses belajar pada si pembelajar(siswa). Menurut Hamzah
B.Uno (2007:114) pengertian media dalam pembelajaran adalah segala bentuk alat
komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke
peserta didik yang bertujuan merangsang mereka untuk mengikuti kegiatan
pembelajaran.
Berdasarkan
Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI) lingkungan diartikan sebagai bulatan yang
melingkungi (melingkari). Pengertian lainnya yaitu sekalian yang terlingkung di
suatu daerah. Literatur lain menyebutkan bahwa lingkungan itu merupakan
kesatuan ruang dengan semua benda dan keadaan makhluk hidup termasuk di
dalamnya manusia dan perilakunya serta makhluk hidup lainnya. Keuntungan
memanfaatkan media lingkungan antaralain; (1) Menghemat biaya, karena
memanfaatkan benda- benda yang telah ada di lingkungan, (2) Memberikan
pengalaman yang riil kepada siswa, pelajaran menjadi lebih konkrit, tidak
verbalistik, (3) Karena benda-benda tersebut berasal dari lingkungan siswa,
maka benda- benda tersebut akan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan
siswa. Hal ini juga sesuai dengan konsep pembelajaran kontekstual (contextual
learning), (4) Pelajaran lebih aplikatif, materi belajar yang diperoleh siswa
melalui media lingkungan kemungkinan besar akan dapat diaplikasikan langsung,
karena siswa akan sering menemui benda- benda atau peristiwa serupa dalam
kehidupannya sehari-hari, (5) Media lingkungan memberikan pengalaman langsung
kepada siswa, (6) Dengan media lingkungan, siswa dapat berinteraksi secara
langsung dengan
benda, lokasi atau peristiwa sesungguhnya
secara alamiah, (7) Lebihkomunikatif,sebabbendadanperisti
wayangadadilingkungansiswa biasanya mudah dicerna oleh siswa, dibandingkan
dengan media yang dikemas (didesain).
Media
berbasis lingkungan ini merupakan paradigma pembelajaran yang mengakomodir
pelajaran tersebut dari mulai proses
pembelajaran itu ada yang dari abstrak ke konkrit atau dari konkrit ke abstrak,
jadi media pembelajaran itu dapat memvisualisasikan materi pembelajaran secara
objektif.
Media
ini sering kita temui dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga bias kita
manfaatkan dalam proses pembelajaran. Lingkungan (environment) sebagai media
pendidikan merupakan factor kondisional yang mempengaruhi tingkah laku individu
dan merupakan factor belajar yang penting, oleh karena itu kemampuan guru dalam
memanfaatkan lingkungan seperti apa yang tepat dalam materi pembelajara. Jadi
media lingkungan bias bermacam-macam yang dapat dimanfaatkan menjadi media
pembelajaran. Kita semua sudah tahu bahwa media pembelajaran merupakan factor
penting ,jika kita menyampaikan materi secara teoritis,tektuals maka kesempatan
siswa unuk melihat langsung, maka seorang guru bias memperlihatkan dengan media
lingkungan ini.
Lingkungan
itu banyak sekali, diantaranya ada (1) lingkungan social didalamnya ada
organisasi, adat istiadat,kebudayaan sehingga
mampu untuk mengakomodir, mampu memvisualisasikan apa yang ingin diketahui oleh
siswa, dan adat istiadat itu merupakan khazanah penting bagi kehidupan siswa .
(2) lingkungan alam seperti hutan, kebun, laut, sungai, fauna,
lingkungan-lingkungan ini mampu untuk meyampaikan pesan-pesan pembelajaran
seperti hutan misalnya siswa dapat melihat langsung apa saja yang terdapat
dihutan, dan hutan cocok untuk diterapkan dalam pelajaran biologi, tapi juga bias
digunakan dalam pembelajaran agama islam yakni ketika seorang guru ingin
menyampaikan materi tentang keimanan kepada allah SWT , dan mensyukuri ciptaan
allah swt hal ini bias memupuk rasa keimanan siswa. (3) jenis lingkungan buatan
seperti museum, kebun binatang, laboratorium dan museum ini bias digunakan oleh
pendidik untuk menyampaikan materi sejarah kebudayaan islam, yakni dimusium
kita bias belajar mengenai petinggal zaman dahulu,sehingga museum ini bias kita
manfaatkan secara maksimal.
Mengapa lingkungan
bisa dijadikan media pembelajaran karena lingkungan tidak hanya berfungsi untuk
memenuhi kebutuhan manusia bisa juga dimanfaatkan sebagai pembelajaran sebagai
pendidikan. Belajar tidak harus menggunakan buku sebagai media belajar kita
bisa memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran. Mengajar
tidak harus menyampaikan materi. saat berada didalam kelas murid sering kali
merasakan yang namnnya jenuh tugas pengajar bagaimana cara kita agar proses
belajar jadi lebih aktif. Guru yang kreatif serta memiliki kemampuan untuk
mengubah proses belajar lebih menarik. Dengan kata lain belajar adalah suatu
proses yang kompleks dan terjadi pada setiap orang sepanjang hidupnya sejak
lahir hingga manusia mati.6 Aktifitas diluar sekolah sangatlah disukai oleh murid
tetapi kita harus memperhatikan dan memberi arahan. Memanfaatkan lingkungan
sebagai media pembelajaran tidaklah muda pertama kita harus 1.mempersiapkan
materi 2.menentukan lingkungan yang akan digunakan untuk belajar 3. memberi
arahan dan bimbingan selama proses belajar Lingkungan yang bisa kita gunakan
untuk sumber belajar yaitu lingkungan sosial,buatan,dan lingkungan alam.
Lingkungan sosial adalah lingkungan yang mengajarkan kita tentang sosial
tentang interaksi terhadap sesama manusia kita diajarkan untuk bersosialisasi
dengan baik masyarakat merupakan tempat pendidikan yang jenisnya beragam dan
pula umumnya sulit diselaraskan antara satu sama yang lain. Lingkungan alam
segala sesuatu yang sifatnya alamiah seperti keadaan geografis,ilklim,suhu
udara. Dengan mempelajari lingkungan alam siswa dapat lebih memahami materi
pelajaran disekolah serta dapat menumbuhkan cinta alam. Lingkungan buatan
lingkungan yang sengaja diciptakan oleh manusia atau yang sudah didesain
sebelumnya. Lingkungan tersebut dapat dimanfaatkan sekolah untuk proses
belajar.diluar jam pelajaran dalam bentuk penugasan terhadap siswa atau dalam
waktu khusus sudah dipersiapkan.
Teknik Penggunaan Lingkungan
1. Karya
wisata
Mengunjungi lingkungan
yang dijadikan objek studi tertentu. Jadi siswa di ajak untuk melihat
objek-objek yang relevan dengan
pembelajaran.
2. Perkemahan
Menetap di suatu tempat
dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan pembelajaran , jadi dengan
adanya perkemahan ini seorang siswa dapat merekam apa yang dirasakan ,apa yang
dilihat, dan yang dikerjakan selama berkemah
3. Survey
Mengunjungi objek yang
relevan dengan tujuan pembelajaran. Tehnik survey ini dilakukan dalam bentuk
wawancara,mengamati dan mempelajari dan mengkajinya.
4. Praktik
kerja
Memperoleh keterampilan
atau percakapan praktis, kegiatan ini biasanya dilakukan di luar jam pelajaran
sebagai penunjang.
5. Pengabdian
masyarakat
Menumbuhkan rasa peduli
lingkungan. Mampu membantu memecahkan masalah yang ada di masyarakat tersebut.
Siswa diajak untuk belajar bersosialisasi dalam lingkungan masyarakat.
Kesimpulan
Dalam
pemanfaatan lingkungan ini siswa dapat langsung menangkap materi atau
pembahasan yang telah disampaikan oleh pengajar. Lingkungan sangat penting bagi
kehidupan manusia maupun dalam hal pendidikan.sekolah merupakan bagian dari
masyarakat yang memberikan pengalaman belajar terencana, dimana peserta didik
menerapkan apa yang dipelajari di sekolah.lingkungan juga penting untuk
dipelajari guna kita bisa sadar akan pentingnya lingkungan apabila kita merusaknya
jadi kita bisa berfikir apakah nantik tanpa adanya lingkungan hewan-hewan bisa
hidup,hewan-hewan bisa nyaman hidup dilingkungannya? Sangatlah tidak karena
lingkungannya terancam.belajar menggunkan metode lingkungan ini sangatlah
jarang Karena kemajuan pengetahuan teknologi yang sudah berkembang,jadi dengan
adanya lingkungan sebagai sumber pembelajaran kita tidak perlu menggunakan
media elektronik,biaya yang mahal, kita bisa langsung mengajak siswa untuk
langsung berkomunikasi dengan lingkungan masyarakat,lingkungan alam,dan
lingkungan buatan manusia. Juga siswa langsung faham apa yang telah disampaikan
dan bisa diterapkan di masyarakat agar masyarakat lebih tau pentingnya
lingkungan sebagai sumber pembelajaran. Dengan adanya lingkungan siswa maupun guru
tidak akan merasakan kejenuhan karena metode pembelajaran lingkungan dilakukan
diluar sekolah. Tetapi harus melakukan pengawasan dan bimbingan selama proses
belajar. Agar proses belajar menjadi aktif,intensif dan tidak aka nada kejadian
yang merusak lingkungan,masyarakat,maupun tempat yang sudah disediakan maupun
yang sudah didesain sebelumnya.
Daftar pustaka
Lina
Erviana, Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Lingkungan Sebagai Sarana
Praktikum Ipa Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Di Smp-It Ar Rahmah
Pacitan, Jurnal Dinamika Pendidikan Dasar Volume 7, No 2,
September 2015: 71 – 77
Miftah, Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar Siswa,
Jurnal KWANGSAN Vol. 1 - Nomor 2, Desember
2013
Teni, Pengembangan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil
Belajar Siswa, Misykat, Volume 03, Nomor
01, Juni 2018
http://staffnew.uny.ac.id/upload/132304795/pengabdian/media-lingkungan.pdf
0 Response to "MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN "
Post a Comment